Generator Hash
Buat hash MD5, SHA-1, SHA-256, dan SHA-512 dari teks secara instan
Apa itu Hash Generator?
Hash Generator adalah alat online gratis dari TERAKHIR untuk membuat hash MD5, SHA-1, SHA-256, dan SHA-512 dari teks secara instan. Cukup ketik atau tempel teks — keempat hash langsung dihitung secara real-time.
SHA-1, SHA-256, dan SHA-512 dihitung menggunakan Web Crypto API bawaan browser, sedangkan MD5 menggunakan implementasi JavaScript sesuai RFC 1321. Semua proses dilakukan 100% di browser — teks kamu tidak pernah dikirim ke server.
Apa itu Hash?
Hash adalah "sidik jari" digital dari sebuah data. Teks apa pun — pendek atau panjang — selalu menghasilkan hash dengan panjang tetap. Perubahan satu karakter saja menghasilkan hash yang sama sekali berbeda. Hash bersifat satu arah: dari hash tidak bisa dikembalikan ke teks asli.
Kegunaan Umum
- Verifikasi integritas file/teks — Bandingkan checksum untuk memastikan data tidak berubah.
- Belajar keamanan & pemrograman — Lihat langsung bagaimana algoritma hash bekerja.
- Debugging — Cocokkan hash yang dihasilkan aplikasi kamu dengan hasil referensi.
- Identifier unik — Buat kunci cache atau ID deterministik dari sebuah string.
Peringatan Keamanan
MD5 dan SHA-1 sudah tidak aman untuk keperluan kriptografi karena rentan collision. Keduanya disediakan hanya untuk kompatibilitas legacy dan checksum non-keamanan. Untuk keperluan keamanan, gunakan SHA-256 atau SHA-512. Untuk menyimpan password, jangan gunakan hash biasa — gunakan algoritma khusus seperti bcrypt atau Argon2.
Apa perbedaan MD5, SHA-1, SHA-256, dan SHA-512?
Perbedaan utamanya adalah panjang output dan tingkat keamanan. MD5 menghasilkan 128-bit (32 karakter hex), SHA-1 160-bit (40 hex), SHA-256 256-bit (64 hex), dan SHA-512 512-bit (128 hex). MD5 dan SHA-1 sudah dianggap tidak aman untuk kriptografi, sedangkan SHA-256 dan SHA-512 masih menjadi standar yang aman.
Apakah MD5 masih boleh digunakan?
Untuk keperluan non-keamanan seperti checksum file atau kunci cache, MD5 masih umum dipakai. Tapi jangan gunakan MD5 (dan SHA-1) untuk keamanan — keduanya rentan collision attack, di mana dua data berbeda bisa menghasilkan hash yang sama.
Bisakah hash dikembalikan ke teks asli?
Tidak. Hash adalah fungsi satu arah — tidak ada cara matematis untuk membalikkannya. Yang bisa dilakukan penyerang hanyalah mencoba-coba input (brute force) atau mencocokkan dengan tabel hash yang sudah dikenal (rainbow table). Karena itu password tidak boleh di-hash dengan MD5/SHA biasa.
Apakah hash cocok untuk menyimpan password?
Hash biasa seperti SHA-256 tidak dirancang untuk password karena terlalu cepat dihitung, sehingga mudah di-brute-force. Gunakan algoritma khusus password seperti bcrypt, scrypt, atau Argon2 yang sengaja lambat dan mendukung salt.
Apakah teks saya aman?
Ya, 100% aman. Semua perhitungan hash dilakukan langsung di browser — SHA menggunakan Web Crypto API bawaan browser, MD5 menggunakan JavaScript murni. Tidak ada teks yang dikirim ke server mana pun.
Kenapa hash teks saya berbeda dengan hasil di tempat lain?
Penyebab umum: (1) Spasi atau baris baru tersembunyi di awal/akhir teks. (2) Perbedaan encoding — alat ini menggunakan UTF-8, standar yang sama dengan mayoritas alat lain. (3) Perbedaan huruf besar kecil pada input. Satu karakter berbeda saja menghasilkan hash yang sama sekali berbeda.
Privasi terjamin: Data Anda tidak disimpan di server kami.